HAIR
DRYER
Disusun Oleh
:
Nama : Selvia Mariska Syahputri
Kelas : XI Bilingual B
Guru Pembimbing : Eka Gusman, S.Si
Madrasah Aliyah Negeri 3 Palembang
Tahun Ajaran 2013/2014
i
ABSTRACT
Tools
hair dryer is one of the current utilization of the technology that is widely
used by people. The virtue of this hair dryer is fast. Because the use of the
switch as a button on or off automatically. On the tools hair dryer is equipped
with a rotating fan is driven by the Dynamo is mounted on the rear. When it has
been plugged into the mains, switch placed on the button on the fan makes a
move. In the future, the heat element so entwined movement from the fan can
produce hot air. With air that is generated then it can dry out the hair.
Keywords: switch, fan,
heat element, Dynamo, air, dryer.
ii
KATA PENGANTAR
Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi
wa barakatuh
Segala puji dan syukur tak kan
pernah henti kita panjatkan kepada Allah swt. karena berkat rahmat dan
karunia-Nya karya tulis ini dapat terselesaikan yang alhamdulillah tepat pada
waktunya. Karya tulis ini berjudul “Hair Dryer”.
Karya tulis ini berisikan tentang
informasi mengenai hair dryer yang dikhususkan pada pembuatannya secara
sederhana. Diharapkan karya tulis ini dapat bermanfaat dan sangat membantu
dalam hal hair dryer sebagai pengering.
Saya menyadari bahwa masih banyak
kekurangan dalam karya tulis ini dan begitu banyak pula kendala yang saya
hadapi. Saya secara khusus berterima kasih kepada:
1. Bapak
Eka Gusman,S.Si yang telah membimbing dan membina saya dalam pengerjaan alat.
2. Keluarga
yang selalu memberikan dukungan dan do’anya untuk saya.
3. Narasumber
terpercaya yang telah memberikan berbagai informasi kepada saya, sehingga saya
dapat menyelesaikan karya tulis ini.
Saya
sebagai pelajar dalam proses belajar yang masih banyak terdapat kekurangan dan
kesalahan. Namun, saya terus berusaha mencoba dan tak mudah putus asa. Maka
dari itu, saya sangat mengharapkan masukan berupa kritik dan saran, agar dapat
menyajikan penulisan karya tulis yang baik.
Wassalamu
‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Penulis
iii
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL............................................................................................i
ABSTRACT
...........................................................................................................
ii
KATAPENGANTAR.............................................................................................iii
DAFTAR
ISI...........................................................................................................iv
DAFTAR
GAMBAR...............................................................................................v
BAB I : PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang.................................................................................1
B.
Tujuan..............................................................................................1
BAB II : TINJAUAN
PUSTAKA.........................................................................2
BAB III :
METODELOGI......................................................................................6
BAB IV : PEMBAHASAN
A. Alat
dan Bahan......................................................................................7
B. Cara
Membuat.......................................................................................7
C. Cara
Kerja............................................................................................10
BAB V : PENUTUP
A. Simpulan
dan Saran..............................................................................14
DAFTAR
PUSTAKA............................................................................................15
LAMPIRAN..........................................................................................................16
iv
DAFTAR GAMBAR
A.
Cara
Pembuatan.........................................................................................7
B.
Cara
Kerja.................................................................................................10
v
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Dimasa
modern saat ini, sangatlah menuntut berbagai hal serba praktis yang membuat orang-orang
berinspirasi dan terus mengembangkan pola pikir mereka. Dalam hal jasa,
terutama dibidang merawat dan merias rambut agar tetap indah dan rapi,
disajikan sebuah alat yang dapat mengeringkan rambut dengan memakan waktu yang
tidaklah lama. Untuk itu, saya mencoba membuat alat yang dapat mengeringkan
rambut tersebut. Dengan energi listrik yang diubah menjadi energi gerak yang
menghasilkan panas maka hair dryer dapat digunakan. Dengan demikian, hair dryer
ini dapat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari tidak hanya pemilik usaha namun
orang-orang pun dapat memilikinya. Berbagai macam opini orang-orang yang sangat
mendukung hair dryer sejak kemunculannya. Tidak dapat dipungkiri jika semua ini
merupakan laju pemikiran yang membanggakan sehingga dapat terciptanya alat
pengering rambut ini. Dari hal inilah, saya ingin memahami lagi tentang manfaat
alat pengering rambut.
B. TUJUAN
Adapun tujuan dari penulisan karya tulis
ini adalah sebagai berikut:
a. Memberikan
informasi lebih mengenai hair dryer.
b. Mengetahui
cara pembuatan hair dryer secara sederhana.
c. Mengetahui
komponen-komponen hair dryer.
d. Meningkatkan
kreatifitas dan berinovasi dalam berkarya.
e. Menambah
pengetahuan tentang hair dryer.
1
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A. Energi Panas
Energi panas bumi adalah energi panas yang
terdapat dan terbentuk di dalam kerak bumi. Temperatur di
bawah kerak bumi bertambah seiring bertambahnya kedalaman. Suhu di pusat bumi
diperkirakan mencapai 5400 °C. Menurut Pasal 1 UU No.27 tahun 2003 tentang
Panas Bumi. Panas Bumi adalah
sumber energi panas yang terkandung di dalam air panas, uap air, dan batuan
bersama mineral ikutan dan gas lainnya yang secara genetik semuanya tidak dapat
dipisahkan dalam suatu sistem Panas Bumi dan untuk pemanfaatannya diperlukan
proses penambangan.
·
Panas yang dilepaskan oleh logam-logam
berat karena tenggelam ke dalam pusat bumi.
2
Pembangkit listrik
tenaga panas bumi hanya dapat dibangun di sekitar lempeng tektonik di mana
temperatur tinggi dari sumber panas bumi tersedia di dekat permukaan.
Pengembangan dan penyempurnaan dalam teknologi pengeboran dan ekstraksi telah
memperluas jangkauan pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi dari
lempeng tektonik terdekat. Efisiensi termal dari pembangkit listrik tenaga panas
umi cenderung rendah karena fluida panas bumi berada pada temperatur yang lebih
rendah dibandingkan dengan uap atau air mendidih. Berdasarkan hukum
termodinamika, rendahnya temperatur membatasi efisiensi dari mesin kalor dalam
mengambil energi selama menghasilkan listrik. Sisa panas terbuang, kecuali jika
bisa dimanfaatkan secara lokal dan langsung, misalnya untuk pemanas ruangan.
Efisiensi sistem tidak memengaruhi biaya operasional seperti pembangkit listrik
tenaga bahan bakar fosil.
B. Energi Gerak
Energi kinetis atau energi gerak (juga
disebut energi kinetik) adalah energi yang
dimiliki oleh sebuah benda karena gerakannya.
Energi kinetis sebuah benda didefinisikan sebagai usaha yang
dibutuhkan untuk menggerakkan sebuah benda dengan massa tertentu
dari keadaan diam hingga mencapai kecepatan tertentu.
Energi kinetis sebuah benda sama dengan jumlah usaha yang diperlukan untuk
menyatakan kecepatan dan rotasinya,
dimulai dari keadaan diam.
3
C. Energi Listrik
Energi listrik
adalah
energi utama yang dibutuhkan bagi peralatan
listrik/
energi yang tersimpan dalam
arus listrik dengan satuan amper (A)dan tegangan
listrik dengan satuan volt (V) dengan ketentuan kebutuhan konsumsi daya listrik
dengan satuan Watt (W)untuk menggerakkan
motor,
lampu penerangan, memanaskan, mendinginkan
ataupun untuk menggerakkan kembali suatu peralatan mekanik untuk menghasilkan
bentuk energi yang lain.
Energi Listrik Menjadi Energi Panas
Energi listrik dapat diubah menjadi energi panas atau kalor.
Berbagai alat yang dapat merubah energi listrik menjadi energi panas, misalnya:
pemanas, solder, setrika, dan kompor listrik. Alat yang mengubah energi listrik menjadi energi panas
dilengkapi dengan elemen pemanas. listrik
yang mengalir melalaui elemen pemanas diubah menjadi energi panas. Elemen pemanas terbuat dari bahan yang
mempunyai tahanan tinggi, sehingga listrik yang mengalir melalui bahan tersebut
berubah menjadi panas.
4
Bagian-bagian utama setrika listrik adalah
sebagai berikut:
a. elemen
pemanas
b. pemegang
setrika, terbuat dari bahan isolator.
c. kabel penghubung;
d. logam
besi/ baja.
Energi Listrik menjadi Energi Gerak
Alat
yang mengubah energi listrik menjadi energi gerak pada umumnya menggunakan
motor listrik. Pada motor listrik, arus listrik mengaril melalui kumparan,
untuk menimbulkan medan magnet, sehingga as motor berputar.putaran as motor
inilah yang dimanfaatkan untuk menggerakan kipas angin, bor listrik, belender,
mobil – mobilan, dan alat lain.
5
BAB III
METODELOGI
Metode
yang saya gunakan dalam karya tulis ialah dengan praktikum, pendekatan
literatur, dan deskripsi.
1. Metode
praktikum
Melalui metode
praktikum yaitu, metode dengan cara melakukan praktik secara langsung.
2. Metode
pendekatan literatur
Internet, berdasarkan informasi tentang hair dryer atau alat pengering
rambut.
3. Metode
pendekatan deskripsi
Melalui
metode penggambaran yang berdasarkan pada gambar-gambar komponen-komponen yang
telah ada serta cara pembuatannya.
6
BAB IV
PEMBAHASAN
A. Alat dan Bahan
·
Dinamo
·
Saklar
·
Kipas
·
Elemen panas
·
Kabel
·
Plastik bekas
·
Solder
·
Timah solder
·
Colokan listrik
B. Cara Pembuatan
1. Letakkan
dinamo di bagian kipas agar dapat menggerakkan kipas.
7
2. Pada
bagian dinamo, letakkan elemen panas yang dililit di kertas.
3. Sambungkan
satu bagian kabel ke dinamo dan bagian satunya lagi di saklar.
8
4. Lalu,
masukkan bagian yang telah dirangkai tadi ke dalam kerangka bagian luar.
5. Dibagian
kipas belakang, beri penutup yang telah dilubangi.
6. Agar
tidak tersetrum, beri lakban pada sambungan saklar.
9
C. Cara Kerja
Hair
dryer ini menggunakan daya listrik. Setelah dicolokkan ke listrik, bagian
dinamo akan berputar mengerakkan kipas, akibat dari pergerakan kipas maka angin
akan terdorong ke depan dan mengenai elemen panas. Oleh karna itulah angin yang
dihasilkan terasa agak panas. Untuk memastikan daya yang digunakan agar tidak
tersetrum digunakanlah saklar sebagai tombol menghidupkan atau mematikan
sekaligus tombol mempercepat atau memperlambat.
10
DAFTAR GAMBAR
Gambar
1
Gambar
2
Gambar
3
11
Gambar
4
Gambar
5
Gambar
6
12
Gambar
7
Gambar
8
13
BAB V
PENUTUP
SIMPULAN
DAN SARAN
Seiring
dengan perkembangan zaman, maka semakin banyak pula alat yang diciptakan oleh
manusia guna membantu dan mempermudah pekerjaan manusia khususnya, hair dryer
atau alat pengering rambut. Ini semua tidak terlepas dari kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi. Hair dryer ini ada yang menggunakan saklar dan ada
pula yang menggunakan trafo sebagai penurun tegangan listrik. Tapi semua itu
tergantung dari keinginan pembuat dan keinginan pemakaian dari pemakai. Cara
pembuatannya dengan langkah-langkah yang mudah dan sederhana serta cara kerja
yang tidaklah rumit membuat hair dryer dapat dijadikan sebagai alat pembantu
yang efisien. Dan proses pembuatan sebagai alat pengering yang tidak lama dalam
mengeringkan rambut.
14
DAFTAR PUSTAKA
15
LAMPIRAN
BIODATA
Nama : Selvia Mariska
Syahputri
Tempat, Tanggal Lahir :
Palembang, 04 November 1997
Program Studi : IPA
Nama Sekolah : MAN 3
Palembang
16