Senin, 16 Juni 2014

Hair Dryer

HAIR DRYER
 










Disusun Oleh  :
Nama : Selvia Mariska Syahputri
Kelas : XI Bilingual B
Guru Pembimbing : Eka Gusman, S.Si


Madrasah Aliyah Negeri 3 Palembang
Tahun Ajaran 2013/2014

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                i
ABSTRACT
Tools hair dryer is one of the current utilization of the technology that is widely used by people. The virtue of this hair dryer is fast. Because the use of the switch as a button on or off automatically. On the tools hair dryer is equipped with a rotating fan is driven by the Dynamo is mounted on the rear. When it has been plugged into the mains, switch placed on the button on the fan makes a move. In the future, the heat element so entwined movement from the fan can produce hot air. With air that is generated then it can dry out the hair.
Keywords: switch, fan, heat element, Dynamo, air, dryer.













                                                                                                                        ii
KATA PENGANTAR
Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

            Segala puji dan syukur tak kan pernah henti kita panjatkan kepada Allah swt. karena berkat rahmat dan karunia-Nya karya tulis ini dapat terselesaikan yang alhamdulillah tepat pada waktunya. Karya tulis ini berjudul “Hair Dryer”.
            Karya tulis ini berisikan tentang informasi mengenai hair dryer yang dikhususkan pada pembuatannya secara sederhana. Diharapkan karya tulis ini dapat bermanfaat dan sangat membantu dalam hal hair dryer sebagai pengering.
            Saya menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam karya tulis ini dan begitu banyak pula kendala yang saya hadapi. Saya secara khusus berterima kasih kepada:

1.      Bapak Eka Gusman,S.Si yang telah membimbing dan membina saya dalam pengerjaan alat.
2.      Keluarga yang selalu memberikan dukungan dan do’anya untuk saya.
3.      Narasumber terpercaya yang telah memberikan berbagai informasi kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan karya tulis ini.
Saya sebagai pelajar dalam proses belajar yang masih banyak terdapat kekurangan dan kesalahan. Namun, saya terus berusaha mencoba dan tak mudah putus asa. Maka dari itu, saya sangat mengharapkan masukan berupa kritik dan saran, agar dapat menyajikan penulisan karya tulis yang baik.
            Wassalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Penulis
iii
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL............................................................................................i
ABSTRACT ........................................................................................................... ii
KATAPENGANTAR.............................................................................................iii
DAFTAR ISI...........................................................................................................iv
DAFTAR GAMBAR...............................................................................................v
BAB I    : PENDAHULUAN
A.                 Latar Belakang.................................................................................1
B.                 Tujuan..............................................................................................1
BAB II   : TINJAUAN PUSTAKA.........................................................................2
BAB III  : METODELOGI......................................................................................6
BAB IV  : PEMBAHASAN
A.    Alat dan Bahan......................................................................................7
B.     Cara Membuat.......................................................................................7
C.     Cara Kerja............................................................................................10
BAB V :  PENUTUP
A.    Simpulan dan Saran..............................................................................14
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................15
LAMPIRAN..........................................................................................................16

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                iv
DAFTAR GAMBAR
A.    Cara Pembuatan.........................................................................................7
B.     Cara Kerja.................................................................................................10

















                                                                                                                                                                                                                                                            v
BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
Dimasa modern saat ini, sangatlah menuntut berbagai hal serba praktis yang membuat orang-orang berinspirasi dan terus mengembangkan pola pikir mereka. Dalam hal jasa, terutama dibidang merawat dan merias rambut agar tetap indah dan rapi, disajikan sebuah alat yang dapat mengeringkan rambut dengan memakan waktu yang tidaklah lama. Untuk itu, saya mencoba membuat alat yang dapat mengeringkan rambut tersebut. Dengan energi listrik yang diubah menjadi energi gerak yang menghasilkan panas maka hair dryer dapat digunakan. Dengan demikian, hair dryer ini dapat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari tidak hanya pemilik usaha namun orang-orang pun dapat memilikinya. Berbagai macam opini orang-orang yang sangat mendukung hair dryer sejak kemunculannya. Tidak dapat dipungkiri jika semua ini merupakan laju pemikiran yang membanggakan sehingga dapat terciptanya alat pengering rambut ini. Dari hal inilah, saya ingin memahami lagi tentang manfaat alat pengering rambut.

B.     TUJUAN
Adapun tujuan dari penulisan karya tulis ini adalah sebagai berikut:
a.       Memberikan informasi lebih mengenai hair dryer.
b.      Mengetahui cara pembuatan hair dryer secara sederhana.
c.       Mengetahui komponen-komponen hair dryer.
d.      Meningkatkan kreatifitas dan berinovasi dalam berkarya.
e.       Menambah pengetahuan tentang hair dryer.


1
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A.    Energi Panas
Energi panas bumi adalah energi panas yang terdapat dan terbentuk di dalam kerak bumi. Temperatur di bawah kerak bumi bertambah seiring bertambahnya kedalaman. Suhu di pusat bumi diperkirakan mencapai 5400 °C. Menurut Pasal 1 UU No.27 tahun 2003 tentang Panas Bumi. Panas Bumi adalah sumber energi panas yang terkandung di dalam air panas, uap air, dan batuan bersama mineral ikutan dan gas lainnya yang secara genetik semuanya tidak dapat dipisahkan dalam suatu sistem Panas Bumi dan untuk pemanfaatannya diperlukan proses penambangan.
Energi panas bumi ini berasal dari aktivitas tektonik di dalam bumi yang terjadi sejak planet ini diciptakan. Panas ini juga berasal daripanas matahari yang diserap oleh permukaan bumi. Selain itu sumber energi panas bumi ini diduga berasal dari beberapa fenomena:
·         Peluruhan elemen radioaktif di bawah permukaan bumi.
·         Panas yang dilepaskan oleh logam-logam berat karena tenggelam ke dalam pusat bumi.
·         Efek elektromagnetik yang dipengaruhi oleh medan magnet bumi.
Energi ini telah dipergunakan untuk memanaskan (ruangan ketika musim dingin atau air) sejak peradaban Romawi, namun sekarang lebih populer untuk menghasilkan energi listrik. Sekitar 10 Giga Watt pembangkit listrik tenaga panas bumi telah dipasang di seluruhdunia pada tahun 2007, dan menyumbang sekitar 0.3% total energi listrik dunia.
Energi panas bumi cukup ekonomis dan ramah lingkungan, namun terbatas hanya pada dekat area perbatasan lapisan tektonik.
                                                                                                      2
Pangeran Piero Ginori Conti mencoba generator panas bumi pertama pada 4 July 1904 di area panas bumi Larderello di Italia. Grup area sumber panas bumi terbesar di dunia, disebut The Geyser, berada di Islandia, kutub utara. Pada tahun 2004, lima negara (El Salvador, Kenya, Filipina, Islandia, dan Kostarika) telah menggunakan panas bumi untuk menghasilkan lebih dari 15% kebutuhan listriknya.
Pembangkit listrik tenaga panas bumi hanya dapat dibangun di sekitar lempeng tektonik di mana temperatur tinggi dari sumber panas bumi tersedia di dekat permukaan. Pengembangan dan penyempurnaan dalam teknologi pengeboran dan ekstraksi telah memperluas jangkauan pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi dari lempeng tektonik terdekat. Efisiensi termal dari pembangkit listrik tenaga panas umi cenderung rendah karena fluida panas bumi berada pada temperatur yang lebih rendah dibandingkan dengan uap atau air mendidih. Berdasarkan hukum termodinamika, rendahnya temperatur membatasi efisiensi dari mesin kalor dalam mengambil energi selama menghasilkan listrik. Sisa panas terbuang, kecuali jika bisa dimanfaatkan secara lokal dan langsung, misalnya untuk pemanas ruangan. Efisiensi sistem tidak memengaruhi biaya operasional seperti pembangkit listrik tenaga bahan bakar fosil.

B.     Energi Gerak
Energi kinetis atau energi gerak (juga disebut energi kinetik) adalah energi yang dimiliki oleh sebuah benda karena gerakannya. Energi kinetis sebuah benda didefinisikan sebagai usaha yang dibutuhkan untuk menggerakkan sebuah benda dengan massa tertentu dari keadaan diam hingga mencapai kecepatan tertentu. Energi kinetis sebuah benda sama dengan jumlah usaha yang diperlukan untuk menyatakan kecepatan dan rotasinya, dimulai dari keadaan diam.
                                                                                                      3
C.    Energi Listrik
Energi listrik adalah energi utama yang dibutuhkan bagi peralatan listrik/energi yang tersimpan dalam arus listrik dengan satuan amper (A)dan tegangan listrik dengan satuan volt (V) dengan ketentuan kebutuhan konsumsi daya listrik dengan satuan Watt (W)untuk menggerakkan motor, lampu penerangan, memanaskan, mendinginkan ataupun untuk menggerakkan kembali suatu peralatan mekanik untuk menghasilkan bentuk energi yang lain.
Energi yang dihasilkan dapat berasal dari berbagai sumber, seperti air, minyak, batu bara, angin, panas bumi, nuklir, matahari, dan lainnya. Energi ini besarnya dari beberapaJoule sampai ribuan hingga jutaan Joule.
Energi Listrik Menjadi Energi Panas
Energi listrik dapat diubah menjadi energi panas atau kalor. Berbagai alat yang dapat merubah energi listrik menjadi energi panas, misalnya: pemanas, solder, setrika, dan kompor listrik. Alat yang mengubah energi listrik menjadi energi panas dilengkapi dengan elemen pemanas. listrik yang mengalir melalaui elemen pemanas diubah menjadi energi panas. Elemen pemanas terbuat dari bahan yang mempunyai tahanan tinggi, sehingga listrik yang mengalir melalui bahan tersebut berubah menjadi panas.                                                                                                                                                                                            
                                                                                                                        4
Bagian-bagian utama setrika listrik adalah sebagai berikut:
a.    elemen pemanas
b.    pemegang setrika, terbuat dari bahan isolator.
c.  kabel penghubung;
d.   logam besi/ baja.
 Energi Listrik menjadi Energi Gerak
Alat yang mengubah energi listrik menjadi energi gerak pada umumnya menggunakan motor listrik. Pada motor listrik, arus listrik mengaril melalui kumparan, untuk menimbulkan medan magnet, sehingga as motor berputar.putaran as motor inilah yang dimanfaatkan untuk menggerakan kipas angin, bor listrik, belender, mobil – mobilan, dan alat lain.










                                                                                                                                                                                                                                                            5
BAB III
METODELOGI
Metode yang saya gunakan dalam karya tulis ialah dengan praktikum, pendekatan literatur, dan deskripsi.
1.      Metode praktikum
Melalui metode praktikum yaitu, metode dengan cara melakukan praktik secara langsung.
2.      Metode pendekatan literatur
Internet, berdasarkan informasi tentang hair dryer atau alat pengering rambut.
3.      Metode pendekatan deskripsi
Melalui metode penggambaran yang berdasarkan pada gambar-gambar komponen-komponen yang telah ada serta cara pembuatannya.










                                                                                                                        6
BAB IV
PEMBAHASAN

A.    Alat dan Bahan
·         Dinamo
·         Saklar
·         Kipas
·         Elemen panas
·         Kabel
·         Plastik bekas
·         Solder
·         Timah solder
·         Colokan listrik

B.     Cara Pembuatan
1.      Letakkan dinamo di bagian kipas agar dapat menggerakkan kipas.

                                                                                                                        7
2.      Pada bagian dinamo, letakkan elemen panas yang dililit di kertas.
3.      Sambungkan satu bagian kabel ke dinamo dan bagian satunya lagi di saklar.



                                                                                                                                                                                                                                                            8
4.      Lalu, masukkan bagian yang telah dirangkai tadi ke dalam kerangka bagian luar.
5.      Dibagian kipas belakang, beri penutup yang telah dilubangi.
6.      Agar tidak tersetrum, beri lakban pada sambungan saklar.
                                                                                                            9

C.    Cara Kerja
Hair dryer ini menggunakan daya listrik. Setelah dicolokkan ke listrik, bagian dinamo akan berputar mengerakkan kipas, akibat dari pergerakan kipas maka angin akan terdorong ke depan dan mengenai elemen panas. Oleh karna itulah angin yang dihasilkan terasa agak panas. Untuk memastikan daya yang digunakan agar tidak tersetrum digunakanlah saklar sebagai tombol menghidupkan atau mematikan sekaligus tombol mempercepat atau memperlambat.




                                                                                                                                                                                                                                    10
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1
Gambar 2
Gambar 3
                                                                                                                        11
Gambar 4
Gambar 5
Gambar 6
                                                                                                                        12
Gambar 7
Gambar 8






                                                                                                                        13
BAB V
PENUTUP

SIMPULAN DAN SARAN
Seiring dengan perkembangan zaman, maka semakin banyak pula alat yang diciptakan oleh manusia guna membantu dan mempermudah pekerjaan manusia khususnya, hair dryer atau alat pengering rambut. Ini semua tidak terlepas dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hair dryer ini ada yang menggunakan saklar dan ada pula yang menggunakan trafo sebagai penurun tegangan listrik. Tapi semua itu tergantung dari keinginan pembuat dan keinginan pemakaian dari pemakai. Cara pembuatannya dengan langkah-langkah yang mudah dan sederhana serta cara kerja yang tidaklah rumit membuat hair dryer dapat dijadikan sebagai alat pembantu yang efisien. Dan proses pembuatan sebagai alat pengering yang tidak lama dalam mengeringkan rambut.









                                                                                                                        14
DAFTAR PUSTAKA
















                                                                                                                        15
LAMPIRAN
BIODATA
Nama : Selvia Mariska Syahputri
Tempat, Tanggal Lahir : Palembang, 04 November 1997
Program Studi : IPA
Nama Sekolah : MAN 3 Palembang








                                                                                                                        16

Tidak ada komentar:

Posting Komentar