Radar
LED
Disusun Oleh
:
Nama : Selvia Mariska Syahputri
Kelas : XI Bilingual B
Guru Pembimbing : Eka Gusman, S.Si
Madrasah Aliyah Negeri 3 Palembang
Tahun Ajaran 2013/2014
i
ABSTRACT
Radar LED lamp flame is run in accordance with the
existing order. Radar LED uses electricity as the energy or the power to turn
on the lights, but with the help of a transformer as lowering the voltage or
can be by using a battery. With various components of the LED so that the
formation of radar radar LEDs. Radar LEDs are also useful in everyday life,
especially in the dark when lighting or as decorative lighting.
Keywords: light,
electricity, light, radar
ii
KATA PENGANTAR
Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi
wa barakatuh
Puji dan syukur tak hentinya kita
panjatkan kepada Allah swt. karena berkat rahmat dan karunia-Nya karya tulis
ini dapat terselesaikan yang alhamdulillah tepat pada waktunya. Karya tulis ini
berjudul “Radar LED”.
Karya tulis ini berisikan tentang
informasi mengenai radar LED yang dikhususkan pada pembuatannya secara
sederhana. Diharapkan karya tulis ini dapat membantu kita semua tentang radar
LED.
Saya menyadari bahwa masih banyak
kekurangan dalam karya tulis ini dan banyak pula kendala yang saya hadapi. Saya
secara khusus berterima kasih kepada:
1. Bapak
Eka Gusman,S.Si yang telah membimbing dan membina saya dalam pengerjaan alat.
2. Keluarga
yang selalu memberikan dukungan dan do’anya untuk saya.
3. Narasumber
terpercaya yang telah memberikan berbagai informasi kepada saya, sehingga saya
dapat menyelesaikan karya tulis ini.
Saya
sebagai pelajar dalam proses belajar yang masih banyak terdapat kekurangan.
Tapi, saya berusaha sebisa mungkin dan tidak berputus asa. Maka dari itu, saya
mengharapkan masukan berupa kritik dan saran, agar dapat menyajikan penulisan
karya tulis yang baik.
Wassalamu
‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Penulis
iii
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL............................................................................................i
ABSTRACT
...........................................................................................................
ii
KATAPENGANTAR.............................................................................................iii
DAFTAR
ISI...........................................................................................................iv
DAFTAR GAMBAR...............................................................................................v
BAB I : PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang.................................................................................1
B.
Tujuan..............................................................................................1
BAB II : TINJAUAN
PUSTAKA.........................................................................2
BAB III :
METODELOGI.....................................................................................9
BAB IV : PEMBAHASAN
A. Alat
dan
Bahan.....................................................................................10
B. Cara
Membuat......................................................................................11
C. CaraKerja.............................................................................................14
D. Pendanaan............................................................................................15
BAB V : PENUTUP
A. SIMPULAN
DAN SARAN................................................................20
DAFTAR
PUSTAKA............................................................................................21
LAMPIRAN..........................................................................................................22
iv
DAFTAR GAMBAR
A.
Cara Pembuatan.........................................................................................12
B.
Cara Kerja..................................................................................................18
v
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Pada
era globalisasi pada masa sekarang serta meningkatnya kemajuan teknologi dan
informatika yang mendorong semua hal menjadi praktis dan mudah. Kemajuan zaman
pun sudah merubah proses pembelajaran dalam mendapatkan informasi yang
seluas-luasnya dari sebelumnya. Dengan kemajuan zaman yang tak boleh
disia-siakan oleh para generasi penerus bangsa yang pemikirannya pun semakin
meluas dan berkembang dengan baik. Oleh karna itu, saya mencoba membuat sebuah
alat yang sederhana. Saya berharap alat itu dapat bermaanfaat dalam kehidupan
sehari-hari sebagaimana seiring dengan kemajuan zaman sekarang. Alat itu
bernama “Radar LED”. Dengan energi listrik dan penurun tegangan listik sebagai
energi atau daya agar radar LED tersebut dapat menyala.
B. TUJUAN
Adapun
tujuan dari penulisan karya tulis ini adalah:
a. Mengetahui
cara pembuatan radar LED secara sederhana.
b. Mengetahui
alat dan bahan yang dengan mudah didapat.
c. Meningkatkan
kreatifitas dalam berkarya.
d. Menambah
pengetahuan tentang radar LED.
1
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Lampu
Thomas Alva Edison adalah penemu dari Amerika dan
merupakan satu dari penemu terbesar sepanjang sejarah. Edison mulai bekerja
pada usia yang sangat muda dan terus bekerja hingga akhir hayatnya. Selama
karirnya, Thomas Alva Edison telah mempatentkan sekitar dari 1.093 hasil
penemuannya, termasuk bola lampu listrik
dan gramophone, juga kamera film. Ketiga penemuannya
membangkitkan industri-industri besar bagi industri listrik, rekaman
dan film yang akhirnya mempengaruhi kehidupan masyarakat di seluruh dunia. Dia
juga dikenal sebagai penemu yang menerapkan prinsip 'produksi massal' bagi
penemuan-penemuannya.
Bola lampu pertama
Edison sendiri memperoleh keahliannya dalam bidang
kelistrikan dan telegraphy (telegraph untuk komunikasi) pada usia belasan tahun.
Pada tahun 1868, di usia 21 tahun, dia telah mengembangkan dan mempatentkan
penemuannya yang berupa sebuah mesin yang merekam telegraph.
Dimasa kecilnya, Edison hanya bersekolah di sekolah
yang resmi selama tiga bulan, selanjutnya semua pendidikannya diperoleh
dari ibunya yang mengajar Edison di rumah. Ibu Edison mengajarkan Edison cara
membaca, menulis, dan matematika.
2
Dia juga sering memberi dan membacakan
buku-buku bagi Edison,
antara lain buku-buku yang berasal dari penulis
seperti Edward Gibbon, William Shakespeare dan Charles Dickens.
Edison sangat senang mempelajari sesuatu dan membaca
buku-buku yang ada. Dari semua yang dipelajarinya, Edison menerapkan pelajaran
tersebut dengan cara bereksperimen di laboratorium kecilnya. Edison tinggal di
laboratoriumnya, hanya tidur 4 jam sehari, dan makan dari makanan yang dibawa
oleh asistennya ke laboratoriumnya. Edison melakukan percobaan dan eksperimen
terus menerus hingga penemuan-penemuannya menjadi sempurna. Mungkin kata yang
cocok untuk menggambarkan kepandaian Edison adalah: "Genius adalah 99%
kerja keras". Thomas
Alva Edison bukan orang pertama yang
menciptakan sistem penerangan listrik. Beberapa tahun sebelumnya lampu
bersinarkan arus listrik telah digunakan buat penerangan lampu di paris.
Tetapi, bola pijar Edison berikut bersama pembagian listrik yang
dikembangkannya memungkinkan adanya penerangan listrik yang praktis untuk
dirumah. Pada tahun 1822 perusahaannya sudah berhasil memproduksi listrik untuk
rumah-rumah di New York, dan dalam tempo singkat sudah tersebar keseluruh
dunia.
3
Dalam salah satu biografinya
disebutkan bahwa Edison berhasil menemukan lampu pijar setelah mengalami
kegagalan 999 kali, artinya baru penelitian yang ke
1000 kali Edison menemukan lampu listrik. Pada tahun 1890, ia mendirikan perusahaan General Electric.
Dengan berkembangnya lampu maka didapatkan lampu LED.LED merupakan akronim dari Light Emitting Diode. LED merupakan dioda yang dapat menyinarkan cahaya apabila mendapatkan energy. LED digunakan pada rangkaian ini sebagai lampu yag berkedap-kedip yang diatur dengan astablemultivibrator. Pada dasarnya LED adalah diode yang mempunyai sambungan pn dengan prinsip yang sama. LED akan menyinarkan cahayanya apabila berada dalam keadaan forward biased. Forward biased itu
terjadi saat p-type dicatu tegangan positif yang akan
menarik atom atom negative sekaligus
meninggalkan ion positif, karena atom negative ditarik
maka depletion regionnya akan semakin mengecil sehingga akan memudahkan arus
untuk mengalir.
Begitu pula dengan banyaknya ion positif yang akan
mendorong dan akhirnya berpindah melewati depletion region sehingga arus dapat
mengalir dan LED pun akan berfungsi dan menyala. Struktur dasar dari LED dapat
dilihat pada gambar dibawah ini. Metal contact yang berada di permukaan yang
terhubung dengan p-type lebih kecil to permit theemergence of the maximum
number of photons of light energy when the device isforward-biased. Note in the
figure that the recombination of the injected carrier due tothe forward-biased
junction results in emitted light at the site of the recombination.Walaupun
nantinya pasti ada akan energy photon yang terserap, teetapi masih
lebih banyak yang pergi (terpancarkan energy cahaya nya).
4
Rangkaian ini menghasilkan gerakan berputar dari led sebagai indikator pada rancangan rangkaian digital ini.Lamanya waktu yang diperlukan oleh LED untuk
berputar sedemikian rupa memerlukan besar waktu konstanta tertentu dan
juga pengaruh dari beberapa komponen yang penting.
Listrik
Selepas
bertahun-tahun lamanya sejak ide Thales di kemukakan, lantas kemudian muncul
kembali gagasan-gagasan juga filosofi-filosofi baru tentang listrik seperti
yang dicermati dan dikemukakan oleh Joseph Priestley, Oersted, William Gilbert,
Charles De Coulomb, Michael Faraday dan lain-lain.
Michael Faraday ialah ilmuwan Inggris yang mendapat julukan “Bapak
Listrik”, karena berkat usahanya listrik menjadi teknologi yang banyak gunanya.
Faraday lahir 22 September 1791 di Newington, Inggris. Ia mempelajari berbagai
bidang ilmu pengetahuan, termasuk elektromagnetisme dan elektrokimia. Dia juga
menemukan alat yang nantinya menjadi pembakar Bunsen, yang digunakan hampir di
seluruh laboratorium sains sebagai sumber panas yang praktis.
5
Pada
tahun 1821, sang penemu listrik telah menemukan penemuan pertama yang penting
di bidang listrik. Dari temuan Oersted dua tahun sebelumnya, Faraday membuat
kesimpulan bahwa jika magnet dikencangkan, yang bergulir justru kawatnya.
Kejadian ini mengilhami Faraday dan membuat ia berhasil menciptakan suatu
rancangan yang jelas dimana kawat akan secara kontinu berotasi berdampingan
dengan magnet sejauh arus listrik dialirkan ke kawat.
Michael Faraday
Penemuan Faraday pertama yang penting di
bidang listrik terjadi tahun 1821. Dua tahun sebelumnya Oersted telah menemukan
bahwa jarum magnit kompas biasa dapat beringsut jika arus listrik dialirkan
dalam kawat yang tidak berjauhan. Ini membikin Faraday berkesimpulan, jika
magnit diketatkan, yang bergerak justru kawatnya. Bekerja atas dasar dugaan
ini, dia berhasil membuat suatu skema yang jelas dimana kawat akan
terus-menerus berputar berdekatan dengan magnit sepanjang arus listrik
dialirkan ke kawat. Sesungguhnya dalam hal ini Faraday sudah menemukan motor
listrik pertama, suatu skema pertama penggunaan arus listrik untuk membuat
sesuatu benda bergerak.
6
Betapapun primitifnya, penemuan Faraday
ini merupakan “nenek moyang” dari semua motor listrik yang digunakan dunia
sekarang ini.
Ini merupakan pembuka jalan yang luar biasa. Tetapi, faedah kegunaan praktisnya terbatas, sepanjang tidak ada metode untuk menggerakkan arus listrik selain dari baterei kimiawi sederhana pada saat itu. Faraday yakin, mesti ada suatu cara penggunaan magnit untuk menggerakkan listrik, dan dia terus-menerus mencari jalan bagaimana menemukan metode itu. Kini, magnit yang tak berpindah-pindah tidak mempengaruhi arus listrik yang berdekatan dengan kawat. Tetapi di tahun 1831, Faraday menemukan bahwa bilamana magnit dilalui lewat sepotong kawat, arus akan mengalir di kawat sedangkan magnit bergerak. Keadaan ini disebut “pengaruh elektro magnetik,” dan penemuan ini disebut “Hukum Faraday” dan pada umumnya dianggap penemuan Faraday yang terpenting dan terbesar.
Ini merupakan pembuka jalan yang luar biasa. Tetapi, faedah kegunaan praktisnya terbatas, sepanjang tidak ada metode untuk menggerakkan arus listrik selain dari baterei kimiawi sederhana pada saat itu. Faraday yakin, mesti ada suatu cara penggunaan magnit untuk menggerakkan listrik, dan dia terus-menerus mencari jalan bagaimana menemukan metode itu. Kini, magnit yang tak berpindah-pindah tidak mempengaruhi arus listrik yang berdekatan dengan kawat. Tetapi di tahun 1831, Faraday menemukan bahwa bilamana magnit dilalui lewat sepotong kawat, arus akan mengalir di kawat sedangkan magnit bergerak. Keadaan ini disebut “pengaruh elektro magnetik,” dan penemuan ini disebut “Hukum Faraday” dan pada umumnya dianggap penemuan Faraday yang terpenting dan terbesar.
Ini merupakan penemuan yang monumental,
dengan dua alasan. Pertama, “Hukum Faraday” mempunyai arti penting yang
mendasar dalam hubungan dengan pengertian teoritis kita tentang elektro
magnetik. Kedua, elektro magnetik dapat digunakan untuk menggerakkan secara
terus-menerus arus aliran listrik seperti diperagakan sendiri oleh Faraday
lewat pembuatan dinamo listrik pertama.
Lambat
laun, penemuan ini terus dikembangkan. Hingga kini, untuk menghidupkan lampu
listrik hanya dibutuhkan satu sentuhan ke saklar lampu.
·
Listrik adalah kondisi dari partikel
subatomik tertentu, seperti elektron dan proton, yang menyebabkan penarikan dan penolakan gaya di antaranya.
7
·
Listrik adalah
sumber energi yang disalurkan melalui kabel. Arus listrik timbul karena muatan listrik mengalir
dari saluran positif ke saluran negatif.
Bersama dengan magnetisme, listrik membentuk interaksi fundamental yang dikenal
sebagai elektromagnetisme.
Listrik memungkinkan terjadinya banyak fenomena fisika yang dikenal luas,
seperti petir, medan listrik, dan arus listrik. Listrik digunakan dengan luas di dalam
aplikasi-aplikasi industri seperti elektronik dan tenaga
listrik.
8
BAB
III
METODELOGI
Metode yang saya
gunakan dalam karya tulis ini adalah
1.
Metode praktikum
Melalui
metode praktikum yaitu, metode dengan cara melakukan praktik secara langsung.
2.
Metode pendekatan literatur
Internet, berdasarkan informasi tentang lampu,
listrik, dan cahaya serta sumber referensi lainnya.
3.
Metode pendekatan deskripsi
Melalui
metode penggambaran yang berdasarkan pada gambar-gambar komponen yang telah ada
serta cara pembuatannya.
9
BAB IV
PEMBAHASAN
A. Alat dan Bahan
·
Papan PCB
·
Trafo
·
Dioda Bridge
·
Kapasitor
·
Resistor
·
IC 7808
·
IC 555
·
IC 4017
·
Larutan peridcloride
·
Variable Resistor
·
Lampu LED berwarna
·
Kabel biasa
·
Colokan listrik
·
Amplas
·
Solder
·
Timah
10
B. Cara Membuat
Cara
membuat radar LED ini dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
1. Gambarlah
skema rangkaian radar LED di papan PCB.
2. Rangkaian
direndam dengan larutan ferid cloride.
11
3. Setelah
direnda, lalu bersihkan papan PCB dengan air bersih.
4. Lalu
gunakan juga amplas halus agar lebih terlihat bersih.
5. Kemudian
papan PCB dibor.
12
6. Setelah
dibor, susun komponen berdasarkan skema yang telah dibuat.
7. Kaki
komponen diletakkan pada papan PCB yang telah dibor.
8. Lalu
seluruh kaki komponen tersebut di solder dengan alat solder dan timah.
13
9. Dibagian
trafo, hubungkan dengan kabel pada colokan listrik.
C. Cara Kerja
Pertama-tama,
colokan pada listrik maka lampu LED pada bagian PCB pertama akan hidup terlebih
dahulu yang menunjukkan bahwa komponen PCB bagian pertama telah hidup. Setelah
itu, lampu LED tersendiri pada PCB kedua akan menyala yang juga menunjukkan
bahwa komponen pada PCB kedua telah aktif. Kemudian, dengan seluruh lampu radar
LED akan menyala semua. Nyala lampu akan dapat diatur kecepatannya dengan
menggunakan variable resistor. Jika variable resistor diputar pada bagian
memperlambat maka lampu akan menyala dengan lambat atau secara bergilir dan
kita dapat melihatnya dengan jelas. Dan jika variable resistor diputar pada
bagian mempercepat, maka lampu akan menyala dengan cepat.
14
Sehingga
tidak kelihatan lampu tersebut menyala dengan
bergilir karna semuanya menyala pada saat dipercepat dengan kecepatan
penuh.
Pada
saat menyalakan radar LED, jangan menyentuh bagian trafo karna akan terasa
tegangan listriknya. Trafo berungsi menurunkan tegangan, oleh sebab itu jika
menyentuh bahkan memegangnya maka akan terasa listrik yang dialirkan.
D. Pendanaan
Semua
alat dan bahan yang saya dapatkan tanpa mengeluarkan dana.
15
DAFTAR GAMBAR
Gambar1: Bola lampu pertama
Gambar2:
Thomas Alva Edison
Gambar3:
Rangkaian LED
16
Gambar4:
Michael Faraday
Gambar5:
Skema Rangkaian
Gambar6: Papan direndam dalam larutan peridcloride
17
Gambar7:
Papan dibersihkan dengan air bersih
Gambar8:
Papan PCB dibor
Gambar9:
Komponen diletakkan dan siap disolder
18
Gambar10:
Komponen disolder
Gambar11:
Hubungkan dengan kabel
Gambar12:
Cara Kerja
19
BAB V
PENUTUP
SIMPULAN
DAN SARAN
Dalam
kehidupan sehari-hari kita sangat membutuhkan penerangan sebagai cahaya dalam
kegelapan. Radar LED merupakan lampu dengan prinsip lampu berjalan. Biasanya
digunakan untuk lampu hias, seperti lampu-lampu hias di jalan-jalan raya. Radar
LED ini bisa menggunakan listrik sebagai dayanya namun dengan bantuan trafo
sebagai penurun tegangan listriknya. Dapat juga dengan menggunakan baterai
namun mungkin akan menggunakan banyak baterai dalam proses menghidupkan nyala lampunya.
Dengan
berbagai komponen maka terbuatlah Radar LED ini. Cara kerjakannya pun sangat
mudah sekali. Hanya dengan mencolokkannya ke listrik maka lampunya akan menyala
secara berurutan dan bergantian.
20
DAFTAR PUSTAKA
21
LAMPIRAN
BIODATA
Nama : Selvia Mariska
Syahputri
Tempat, Tanggal Lahir :
Palembang, 04 November 1997
Program Studi : IPA
Nama Sekolah : MAN 3
Palembang
22

Tidak ada komentar:
Posting Komentar