Sekarang
kita udah menjajaki dunia kakak tingkat terakhir, dimana sekarang “pembullyan”
itu sudah lumrah di dunia kelas kita tercinta. Kita memasukki dunia ini
bersama-sama, memulainya bersama-sama, hidup bersama-sama, dan kita juga akan
mengakhirinya besama-sama. Yakinlah, setiap waktu yang kita lewati, setiap moment yang terjadi adalah cerita Tuhan
yang tlah tersusun rapi untuk kita. Setiap insan pasti pernah merasakan
masa-masa sulit, begitu juga kita. Saat salah satu dari kita berbeda pendapat,
suasana akan terasa sulit. Maka coba kita satukan. “Ya Allah terima kasih untuk hari ini. Terima kasih untuk setiap
limpahan rahmat dan karunia-Mu. Kami tahu kami ini bagai noda yang selalu
bertambah kelam, tapi kami coba hapus dan bersihkan itu agar hidup kami lebih
baik lagi. Jum’at ini menjadi saksi kejujuran, kekesalan, kecintaan, dan kasih
sayang yang sulit diungkapkan. Kami menyayangi satu sama lain. Tak pernah ada
niat untuk saling menyakiti. Kami mencoba saling menjaga, saling menopang. Kami
bukan kayu kokoh yang mampu menahan terpaan angin hidup ini, tapi untuk itulah
kami bersama agar terpaan itu tak sesulit yang kami bayangkan. Jika boleh
mengulang, kami ingin mengulangnya dari awal, mencoba mengingat-ingat kembali
kasih sayang yang terangkai bersama dan mencoba tak mengulangi kesalahan yang
pernah tak sengaja kami perbuat. Jadikan kami sebagai hamba-Mu yang mulia
disisi-Mu, kami tahu kami tak sempurna, tapi biarkanlah ketidaksempurnaan ini
menjadi pijar agar kami lebih tahu Kuasa-Mu. Jadikanlah pula kami sesuatu
kebanggaan bagi orang yang kami cintai, orang tua, kakak-adik, keluarga besar,
sahabat, teman-teman yang senantiasa mendukung agar tercapainya impian kami. Permudahkanlah jalan kami menuju kesuksesan. Luluskan lah
kami, berikan kami sebuah tempat terakhir guna merealisasikan keinginan kami.
Kami ingin menjadi yang terbaik. Kabulkan do’a kami Ya Allah karna hanya
Engkaulah tempat kami menyembah dan memohon. Aamiin.”
Karna kita ingin menjadi baik, maka tak ada yang mau
menyakiti.
Karna kita ingin diakui, maka kita mencoba saling
menghargai.
Karna kita ingin mengerti, maka kita coba saling
berbagi.
Karna kita ingin bangkit, maka kita saling
menyemangati.
Karna kita ingin dicintai, maka kita coba menabur
kasih.
Karna kita ingin bersatu, maka kita coba sambung
tali persahabatan ini.
Karna kita tahu kita tak sesempurna Tuhan yang Maha
Agung, maka kita terus berusaha melakukan yang terbaik agar kita selalu ada
disisi-Nya, selalu diingat satu sama lain. Mari kita coba berhenti berputus
asa, tatap dunia dan coba terka dan hadapi apapun yang terjadi.
Love
you to infinity and beyond, Bilingual B :*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar